IMAN KEPADA KITAB ALLAH

Nama : Rahma Sari

NIM : 1112051100033

 

Allah Swt menurunkan kitab-kitab kepada para Rasul-Nya yang wajib diketahui dan

diimani oleh semua manusia, yaitu: Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an. Masing-masing kitab
tersebut memiliki ajaran pokok yang sama, yaitu (mengesakan Allah Swt.) Selain itu, semua
kitab tersebut menjadi pedoman dan panutan bagi setiap ummatnya.

Mengapa kita perlu beriman kepada kitab-kitab Allah Swt? Sudah menjadi sunnatullah bahwa
manusia diciptakan oleh Allah Swt dalam kondisi yang berbeda, baik dari segi lingkungan, suku,
bangsa, budaya, dan agama. Akibat perbedaan tersebut tidak sedikit yang yang menimbulkan
perbedaan pandangan dalam kehidupan sehingga muncullah pertengkaran dan perselisihan yang
pada akhirnya menusia itu bercerai berai. Untuk menghindari hal tersebut Allah Swt menurunkan
kitab-kitab-Nya kepada para Nabi dan Rasul untuk disebarluaskan dan diajarkan kepada ummat
manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidupnya.

Kitab adalah wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada para Rasul untuk diajarkan
kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidupnya. Beriman kepada kitab-kitab Allah Swt
berarti mempercayai dan menyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt telah menurunkan
kitab-kitab-Nya kepada para Rasul yang berisi wahyu untuk disampaikan dan di ajarkan kepada
umat manusia. Beriman kepada kitab-kitab Allah Swt merupakan rukun iman yang ketiga.
Ummat Islam wajib percaya dan menyakini dengan sungguh-sungguh bahwa semua kitab yang
telah diturunkan oleh Allah Swt kepada para Rasul-Nya itu benar. Seperti firman Allah Swt di
dalam surat An-Nisa/4: 136; “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah
Swt dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-
Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah Swt, malaikat-
malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu
telah tersesat sangat jauh.”

Kitab-kitab yang dimaksud di dalam ayat di atas berisi peraturan, ketentuan, perintah,
dan larangan yang dijadikan pedoman bagi umat manusia dalam menjalankan kehidupan agar
tercapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Kitab-Kitab Allah Swt diturunkan pada masa
yang berlainan, namun di dalamnya terkandung ajaran pokok yang sama, yaitu ajaran tauhid atau
ajaran tentang keesaan Allah swt. yang berbeda hanyalah dalam hal syari’at yang disesuaikan
dengan zaman dan keadaan umat pada masa itu. Oleh karena itu, sebagai orang yang beriman
laksanakan dan kerjakan segala apa yang telah diperintahkan oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya
agar mendapat rahmat dan hidayah dari-Nya.

 

Lima tulisan terbaik dan alasannya :

1. Cara mudah bisa tahu, kenal, dekat, bertemu Allah dan menjadi kekasih Allah

Alasannya : saya menyadari bahwa setiap orang bisa tahu, kenal, dekat, bertemu Allah dan
mencintai Allah, asal saja ia tahu caranya, punya ilmunya, dan mau, serta bisa mengamalkannya.
Dan dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, tanpa harus meninggalkan
tugas dan pekerjaannya seharihari.

2. Pengalaman peremuan dengan Allah sebagai solusi terhadap semua masalah.

Alasannya : Saya lebih mengetahui bahwa ternyata peremuan dengan Allah bisa dirasakan dan
dialami tidak hanya oleh para rasul, nabi, wali, Sufi dan orangorang terentu saja, karena kita
semua juga bisa merasakan dan mengalaminya, jika kita punya ilmunya, tahu teorinya, tahu
caranya, bisa melakukannya dan mau melakukannya.

Alasannya :Bahwa sangatlah penting bertemu Allah agar manusia bisa mencintai Allah, dicintai
Allah dan menjadi kekasih Allah. Dan Rasulullah menjelaskan bahwa amalan yang paling umum
adalah pengetahuan tentang Allah.

4. Apa yang bisa kita dapatkan dari P5K

Alasannya : dapat mengetahui rahasia wujud Allah dari segi uluhiyah-Nya, tanzih-Nya, atau
transendensi-Nya, yaitu dari segi wujud-Nya sebagai Yang Mutlak, Yang tak Terbatas dan Yang
Maha Esa. Kita dapat merasakan kedekatan dengan Allah (Qurbah) dan kebersamaan dengan
Allah ( Ma’iyah).

5. Manusia itu hamba Allah dan khalifah-Nya

Alasannya : bahwa ternyata manusia harus selalu menyadari bahwa puncak tertinggi
pengalaman spiritual atau pengalaman ruhaniah yang bisa dicapainya adalah sebagai hamba
Allah dan sebagai khalifah, yaitu wakil-Nya di muka bumi. Apapun alasannya dan setinggi
apapun pengalaman spiritualnya, manusia tidak bisa bersatu dengan Allah dan menjadi Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s