Malaikat Ciptaan Allah

Eva Fauziah/ 085711159728/ 1112051100034/ bgirlevee@gmail.com

Artikel 1/ Jurnalistik/ 2b

Menurut bahasa, kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak (ملك) yang berarti kekuatan, yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti risalah atau misi, kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan Ar-Rasul.Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nuur), berdasarkan salah satu hadist Muhammad, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.”

Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrah.

Setelah Allah menciptakan langit dan bumi lengkap dengan isinya (jagat raya), kemudian Allah menciptakan Malaikat. Allah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) dan tidak bermateri (mahluk halus). Pada diri malaikat tidak diberikan nafsu. Oleh karena itu, para malaikat tidak pernah membangkang perintah Allah dan apa saja yang diperintahkan oleh Allah kepadanya selalu dijalankan dengan ikhlas. Para malaikat selalu memuji Allah dan selalu beribadah kepada Allah. Mereka mengagungkan dan memuja Allah sepanjang zaman. Dalam Al Qur’an dijelaskan, bahwa malaikat adalah hamba Allah yang mulia, mempunyai sifat-sifat atau karakter yang baik, tidak pernah durhaka dan selalu mentaati perintah Allah yang diamanatkan oleh Allah kepadanya. Seberat apa pun pekerjaan yang diberikan Allah kepada mereka, akan dilaksanakan dengan sepenuh hati.

Malaikat memiliki kesetiaan yang tiada tara. Tidak memiliki kepentingan lain, melaksanakan perintah Allah hingga tuntas, dan mereka sangat disiplin dalam melaksanakan tugas. Firman Allah, Al Qur’an Surat 66 At Tahrim (Mengharamkan) ayat 6:”(malaikat) tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Para malaikat mempunyai tugas masing-masing. Ada malaikat yang bertugas membawa kebaikan. Ada malaikat yang terbang dengan kencangnya untuk melaksanakan perintah Allah. Ada malaikat yang bertugas menyebarkan rahmat Allah dengan seluas-luasnya. Ada malaikat yang bertugas membedakan antara yang hak dan yang bathil dengan sejelas-jelasnya. Ada pula malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu. Ada malaikat yang bertugas mendatangkan azab terhadap umat yang zalim serta mengingkari ayat-ayat. Allah.

Ada malaikat yang bertugas membantu meningkatkan kehidupan rohaniah manusia. Ada malaikat yang bertugas mencatat amal perbuatan-perbuatan manusia. Ada malaikat yang bertugas menyabut nyawa. Ada pula malaikat yang bertugas mendoakan manusia (orang-orang yang beriman) dengan memintakan ampunan kepada Allah.Jumlah malaikat tidaklah terhitung. Hanyalah Allah saja yang mengetahui jumlahnya secara pasti. Namun, bagi umat Islam, ada 10 malaikat yang wajib diketahui dan diimani. Malaikat-malaikat yang dimaksud adalah:

1. Malaikat Jibril. Disebut juga Malaikat wahyu, Ruhul Qudus, Ruhul Amin, Safarah, An Namus. Bertugas membawa wahyu dari Allah kepada Rasul-Nya.

2. Malaikat Mikail. Bertugas menyampaikan rizki kepada manusia dan makhluk Allah lainnya.

3. Malaikat Israfil. Bertugas meniup sangkakala di hari kiamat.

4. Malaikat Izrail. Bertugas mencabut nyawa makhluk Allah.

5. Malaikat Munkar. Bertugas bersama malaikat Nakir mengajukan pertanyaan di alam kubur atau alam barzah.

6. Malaikat Nakir. Bertugas bersama malaikat Munkar mengajukan pertanyaan di alam kubur atau alam barzah.

7. Malaikat Raqib. Bertugas mencatat amal baik manusia.

8. Malaikat Atid. Bertugas mencatat amal buruk manusia.

9. Malaikat Malik. Bertugas menjaga neraka.

10. Malaikat Ridwan. Bertugas menjaga surga.

Dari kesepuluh malaikat tersebut, ada empat malaikat yang disebut sebagai malaikat muqarrabin atau malaikat kiram, yaitu malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail. Allah menciptakan malaikat Jibril setelah menciptakan malaikat Mikail. Allah menciptakan malaikat Mikail setelah menciptakan malaikat Israfil. Allah menciptakan malaikat Israfil dengan memberinya kekuatan berupa kekuatan tujuh langit, kekuatan tujuh bumi, kekuatan angin, kekuatan gunung-gunung, kekuatan seluruh jin dan manusia, serta kekuatan hewan-hewan. Sedangkan, Allah menciptakan malaikat maut (Izrail) sama seperti malaikat Mikail dalam hal bentuk wujudnya, mulutnya, besar dan kekuatannya. Allahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s