Bersatu dengan Allah bertujuan 3I(Iman, Islam, dan Ihsan)

Hilda Dziah Azqiah Septi Manzilah 1112051100035/ dziah.azkia@ymail.com/ 083899606318

Artikel  1/ Jurnalistik/ 2B

Bersatu dengan Allah bertujuan 3I(Iman, Islam, dan Ihsan)

Semua kita mengetahui bahwa tuhan yang pantut disembah adalah hanya Allah. Tuhan merupakan sesuatu yang dijadikan patokan atau pusat dalam memohon sesuatu. Tuhan adalah pusat dari semua yang kita lakukan. Tuhan adalah sesuatu yang dijadikan ajuan dalam kehidupan kita. Tuhan yang layak adalah tuhan Allah.Tuhan itu sesuatu yang tak ada duanya, tak ada saingannya, dan tak ada pula yang menyerupai dan menyamakannya. Tuhan itu hanya satu ialah Allah SWT. Tuhan itu yang bisa membatu kita, dan bukan kita yang digantungkannya melainkan kita manusia tergantung dengaa-Nya. Tuhan itu hanya satu yang pantas dianggap hanyalah Allah SWT.

Kita sebagi orang Islam pasti mempunyai keimanan, keisalaman dan mempunyai sikap yang berihsan.Tuhan kita Allah itu merupakan dzat yang tak dapat dibanding dan Allah itu selalu bersama dengan kita. Allah selalu melindungi hambanya. Kita selalu mendapat pertolongan-Nya karena kita hamba Allah. Hamba Allah pasti mempunyai iman.

Iman adalah keyakina yang dilafazdkan dengan lisan, diyakini dengan hati, dan dilakukan dengan perbuatan. Islam adalah keselamatan yakni keselamatan bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang banyak. Dan ihsan merupakan kebaikan bagaikan “sembahlah Aku seakan akan kau melihatKu”.

Kita pasti menyadari bahwa Allah lah tuhan yang patut disembah. Karena tidak mungkin ada dua tuhan yang patut disembah, jika ada dua tuhan maka alam semesta ini tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya dengan penuh peraturan dan dapat bergerak dengan gerakan yang pasti.

Sebagai hamba Allah wajib untuk kita beribadah kepada Allah. Sebagaimana allah berfirman “diciptakan manusia dan jin tidak lain hanya untuk beribadah kepada Allah. Islam mempermudah dalam kehidupan kita dam menjadi pedoman kita menuju surga dunia dan akhirat Allah. Karena dalam Islam kita berpedoman pada dua hal yaitu “Alquran dan Alhadits”.

Sebagai hamba Allah jika kita berpedoman dengan dawwam pada dua hal tersebut maka selamatlah kita didunia maupun diakhirat. Dalam agama Islam manusia memeprcayai Allah, malaikat, rasul, nabi, hari kiamat, dan taqdir. Dengan itu semua maka manusia dapat merasakan pentingnya dan tujuannya kita dalam kehidupan. Dan kita tahu bahwa kita dihidupkan atau diciptakan Allah tidak lain hanya untuk dimatikan Allah.

Namun jika kita berpedoman pada dua hla tersebut maka kita tidak akan tersesat untuk mendapatkan ridha Allah. Selama nafas berhembus maka kita haruslah beribadah kepada Allah dengan berbagai tindakan diantaranya dengan melaksanakn sholat 5waktu, berpuasa, mengucapakan dua kalimat syahadat, zakat dan pergi haji jika mampu.

Dengan kesadaran sendiri maka kita dapat menghasilkan akhlaq yang mulia pada diri kita karena  berpedoman pada dua hal tadi dan sikap mulia akan terus tertanam didalam diri karena kita merasakan Allah selalu ada dalam kehidupan dan aktivitas kita. Dan sebagai manusia hendaklah beramal sholeh dengan amal seperti senyum dan lainnya sebagainya sebagai teman nanti kita diakhirat.

Kita juga harus saling tolongmenolong karena kita juga manusia sosial sebagaimana firman Allah “tolong menolonglah kamu dalam kebeikan dan jangan tolong menolonglah kamu dalam keburukan atau dosa”. Jelaslah kita harus melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannNya karena surgalah balasan baginya dan kita termasuk hamba allah yang bertaqwa.

Sebaiknya manusia ialah ia yang bisa mencegah orang lain dalam keburukan sebagaimana Allh berfirman “Illalladzii aamanuu waamilusshoolihaati watasshawbilhaqq watawasshaubisshobri”  kita hidup dengan peneuh kesadaran karena takpantas sebagai hamba Allah itu mengeluh melainkan kita harus bersyukur. Dan kita diciptakan sebagai khalifah Allah karena kita mempunyai akhlak yang mulia dan perwujudan kita sebagai “himayah”  karena kita bermula tinggal dibumi untuk menuju akhirat dan kita memerllukan makhluk lain dalam kehidupan kita dan kita sebagi kekasih Allah karena tidak ada yang pantas untuk dicintai kecuali Allah, karena Allah selalu mendengar doa kita dan jika kita mencintai Allah maka tak akan pernah ada ruginya. dan perbanyaklah bertahlil “laa ilaaha illa Allah” karena sebenarnya masuk surganya seseorang tidak hanya dengan pahala mereka melainkan dengan banyak nya manusia melafadzkan kalimat tahlil.

5 tulisan dari kumpulan brosur, yaitu:

  1. Ada hubungan apa manusia dengan Allah?

Artikel ini penuh dengan bahasa yang menyadarkan kita bahwa sesungguhnya manusia selalu bergantung kepada Allah. Karena Allah lah yang menjadi patokan dan pusat dalam menjalankan hidup ini.

  1. Mengetahui Allah da menjadi hamba Allah

Kita dapat mengetaahui bahwa Allah itu tuhan yang patut disembah diawali dengan pertanyaan logis, dan sesungguhnya mengetahui Allah itu hal yang mudah karena dari kecil kita telah mengenal nama itu dan sekarang kita kembangkan pikiran agar lebih meyakini bahwa Allah itu tuhan yang tak ada duanya dan kita sebagai hamba Allah karena tidak mungkin ciptaannya diciptakan oleh dua tuhan bahkan lebih dan hamba Allah mempunyai kewajiban yang harus dilaksanakan.

  1. Manusia itu hamba Allah dan khalifah-Nya

Artikel ini mempertegas bahwa manusia itu hamba Allah karena Allah itu tuhan yang kita sembah dan kita diciptakanNya sebagai makhluk Allah yang mendekati kesempurnaan dan kita ditugaskan sebagai khalifah agar kita dpat menjaga melindungi makhluk lain ciptaan-Nya krena kita membutuhkan makhluk lainnya dalam kehidupan kita.

  1. Menjadi hamba Allah itu pilihan yang harus diperjuangkan

Artikel ini memperkuat kita agar menjadi hamba Allah yang setia karena hanya manusia bodohlah yang mengingkari keberadaan Allah dan dzat Allah itu sangat banyak perlu kita agungkan jadi tak ada alasan untuk tidak memperjuangkannya.

  1. Jalan terdekat menuju Allah

Artikel ini merenungkan kita bahwa jalan menuju Allah itu mudah diantaranya dengan meyakinkan Allah dengan benda lainnnya dan kita memeohon pertolongan pelindungan dan lainnya sebagainya hanya kepada Allah karena Allah lah yang kita butuhkan dan kita saling membutuhkan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s