[Anisa Indriani] Dakwah sebagai tanda pengabdian terhadap Allah

Anisa Indriani/ 1112051100053/085697042910/sayanisaaa@gmail.com

Artikel 2/jurnalistik 2/B

Sebagai umat Allah yang baik kita haruslah saling tolong-menolong antar sesama manusia, mengingatkan apabila terjadi penyimpangan atau kesalahan, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan beberapa cara untuk memelihara keharmonisan hubungan yang baik antar manusia.

(Wahai Muhammad), serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu, dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang terbaik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S. Al-Nahl/16 : 125)

Memelihara mulut dari ucapan yang kotor dan menyakitkan bagi orang lain, menjaga perbuatan dari perbuatan yang mencelakakan orang lain, berpikir sebelum bertindak dan menjalankan kewajiban manusia sebagai makhluk bertuhan. Dengan cara seperti itulah dapat menjaga diri manusia dari siksa api neraka.

Tak ada gading yang tak retak, tak ada satu pun manusia di muka bumi ini yang bersih dari dosa dan tidak pernah melakukan kesalahan sedikit pun, kecuali Nabi Muhammad. Hawa nafsu dalam diri manusialah yang menyebabkan kekhilafan dalam bertindak, apabila diri manusia sendiri tidak dapat mengontrol perbuatannya sendiri, maka hendaklah kita sebagai orang yang berada disekitarnya mengingatkan agar perbuatan tercela itu dapat dihindarkan dan tidak terulang kembali.

Berdakwah merupakan kegiatan untuk menyeru atau mengajak manusia kepada kebaikan, baik dunia maupun akhirat. Berdakwah juga salah satu tugas manusia sebagai pemimpin di muka bumi ini. Berdakwah tidak hanya ditujukan kepada sebagian orang saja, tetapi bagi semua umat, manusia biasa, cendikiawan, bahkan kepada orang yang berbeda agama.

Dan hendaklah di antara kamu, segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung. (Q.S. Ali Imran/3 : 102)

Orang yang menyerukan perbuatan baik dengan cara yang baik pula dengan sendirinya akan mendapatkan pahala sebagai ganjaran di akhirat nanti dan kemuliaan di dunia sebagai ganjaran di dunia.

Dakwah adalah salah satu cara manusia untuk beribadah kepada Allah dan barang siapa yang senantiasa mengharapkan ridha-Nya akan diberikan kemudahan, seperti arti ayat dibawah ini:

Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. (Q.S. Al-Baqarah/2 : 21)

Allah Maha Mengetahui dan Maha Melihat apa yang dilakukan oleh umatnya, setiap perbuatan yang dilakukan oleh umatnya pasti akan mendapatkan balasan. Semoga kita termasuk orang-orang yang dimuliakan dan bertakwa kepada Allah. Amiin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s