[Anisa Indriani] Tanda-tanda Kebesaran Allah

Anisa Indriani/ 1112051100053/085697042910/sayanisaaa@gmail.com

Artikel 1/jurnalistik 2/B

Tanda-tanda Kebesaran Allah

Manusia sebagai hamba Allah harus memercayai adanya Tuhan yang Maha Esa yaitu Allah SWT. Adanya alam semesta, tempat kita berpijak, udara yang kita hirup setiap detik, setiap hari, adanya pergantian malam dan siang itu sudah merupakan tanda-tanda kebesaran dan buktia danya Tuhan.

Tahukah anda tentang bagaimana langit dan bumi diciptakan Allah? Karena penciptaan langit dan bumi adalah bukti kebesaran Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan..” (QS. Al-Baqarah: 164).

Manusia merupakan makhluk yang berakal, alangkah celakanya apabila seorang manusia tidak menggunakan akalnya untuk mendapatkan hidayah-Nya. Hal ini bias terjadi karena kesombongan manusia untuk mengakui kekuasaan atau kebesaran Allah. Sebaliknya, alangkah beruntungnya seseorang yang menggunakan akalnya untuk menggapai hidayah, nikmat dan iman kepada Allah.

Penciptaan manusia sebagai khalifah Allah di bumi

Manusia diciptakan oleh Allah di muka bumi ini adalah untuk menjadi khalifah. Khalifah yang dapat diartikan sebagai pengganti, pengganti dalam arti yang diberi wewenang oleh Allah untuk melaksanakan perintah-Nya di muka bumi ini.

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “sesungguhnya aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “apakah Engkau hendak menjadikan di bumi itu siapa yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Allah berfirman: “sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak engkau ketahui.” (Q.S. Al-Baqarah/2 : 30)

Manusia diberikan kemampuan yang lebih untuk memiliki nafsu atau kecenderungan, otak berpikir, dan kepekaan hati untuk merasakan. Allah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya makhluk yang diciptakan oleh Allah. Manusia juga memiliki banyak kelebihan dibandingkan para malaikat dan makhluk ciptaan Allah yang lain.

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat karena mereka melupakan hari perhitungan.” (Q.S. Shad/38 : 26)

Kecenderungan atau hawa nafsu yang dimiliki oleh manusia dapat mengarah kepada dua hal, yaitu sesuatu yang menguntungkan dan sesuatu yang merugikan. Namun, kebanyakan manusia lebih mementingkan hawa nafsunya sehingga hawa nafsu yang kurang terkontrol akan mendatangkan kerugian bagi manusia itu sendiri.

Dengan adanya kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia yaitu hadirnya otak dan hati untuk berpikir dan merasakan dalam hatinya maka dapatlah seorang manusia berpikir matang-matang terlebih dahulu untuk dapat berlaku bijaksana.

Apabila manusia sudah terbiasa dalam dirinya bersikap bijaksana dan menerapkan hukum-hukum agama sebagai pedoman, maka dengan sendirinya ia telah membangun suatu hubungan yang harmonis antara kewajibannya sebagai makhluk Allah dan kewajibannya sebagai khalifah di bumi.

Manusia ditakdirkan oleh Allah untuk menjadi seorang khalifah di bumi di karenakan kemampuan manusia yang memang diciptakan oleh Allah untuk itu. Masa kekhalifahan manusia yaitu semenjak penciptaannya sampai hari kiamat dan apa yang telah dilakukan manusia akan dipertanggung jawabkan di hari pembalasan.

Semoga kita termasuk orang-orang yang dimuliakan oleh Allah dan termasuk orang-orang yang mendapatkan rahmat-Nya di hari akhir. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s